Prabowo Subianto Tinjau Langsung Area Monas
agileministry.com – Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (3/10/2025). Kehadirannya menjadi tanda kesiapan pemerintah dalam memastikan peringatan berlangsung lancar dan meriah pada Minggu 5 Oktober 2025.
Dalam kunjungan itu, Prabowo didampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Dari unggahan akun resmi Sekretariat Kabinet, Presiden tampak mengenakan baju safari cokelat dan topi biru.
Baca Juga : “Pantang Menyerah, Lansia China Kuliah di Usia 57 Tahun“
Kehangatan Presiden dengan Masyarakat
Interaksi langsung di kawasan Monas
Usai meninjau panggung utama VVIP, Prabowo menyempatkan menyapa masyarakat yang hadir di Monas. Ia juga terlihat menyalami warga dari sunroof mobil taktis Maung putih. Kehadirannya disambut hangat dengan antusiasme tinggi warga yang memadati area Monas.
Peran Sekretariat Kabinet
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya juga turun langsung menyapa masyarakat. Ia bahkan melayani permintaan swafoto, menciptakan suasana kebersamaan antara pemerintah dan rakyat.
Gladi Bersih Dipimpin Panglima TNI
Arahan soal tatapan pasukan
Sebelum kedatangan Presiden, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memimpin gladi bersih upacara di Silang Monas. Agus menekankan pentingnya sikap prajurit, terutama tatapan mata tajam saat Presiden memeriksa pasukan dari kendaraan Maung.
Arahan tersebut langsung dipraktikkan oleh pasukan yang berbaris rapi mengelilingi area Monas. Tegasnya instruksi Panglima memperlihatkan kesiapan mental dan disiplin tinggi prajurit.
Tampilan kendaraan taktis dan alutsista
Selain barisan prajurit, Monas juga dipenuhi kendaraan taktis dan tempur dari ketiga matra: TNI AD, AL, dan AU. Defile alutsista serta simulasi pertempuran dipersiapkan untuk memperlihatkan kekuatan militer Indonesia.
Kehadiran Tokoh Militer dan Pemerintah
Dalam gladi bersih, beberapa pejabat tinggi TNI ikut mendampingi Panglima. Hadir antara lain Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana Muhammad Ali, dan KSAU Marsekal Mohamad Tonny Harjono. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin juga terlihat bersama rombongan.
Seragam Baru TNI Jadi Sorotan
Corak loreng digital
Kapuspen TNI Mayjen Freddy Ardianzah mengumumkan penggunaan seragam baru pada HUT ke-80. Seragam tersebut berwarna sage green dengan pola digital lebih kecil dibanding PDL Malvinas.
Alasan pemilihan seragam
Menurut Freddy, desain baru ini melalui kajian mendalam. Warna dipilih karena sesuai vegetasi Indonesia, meningkatkan fungsi kamuflase, serta memberikan kenyamanan.
Seragam baru juga diharapkan menumbuhkan rasa bangga dan militansi prajurit. Keputusan ini sekaligus menandai modernisasi wajah TNI di usia ke-80 tahun.
Kesiapan Acara dan Kekuatan Personel
Jumlah pasukan dan alutsista
Perayaan HUT tahun ini akan melibatkan 133 ribu personel, lebih besar dari tahun lalu. Selain itu, sebanyak 1.047 unit alutsista akan ditampilkan untuk menunjukkan kekuatan TNI.
Tema HUT ke-80 TNI
Tema yang diusung adalah “TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju.” TNI Prima menggambarkan profesionalisme dan adaptasi modern, sementara TNI Rakyat menegaskan jati diri tentara sebagai bagian dari rakyat.
Indonesia Maju menekankan peran TNI tidak hanya dalam perang, tetapi juga mendukung program nasional melalui operasi militer selain perang (OMSP).
Harapan pada Perayaan Puncak
Gladi bersih berjalan lancar tanpa kendala berarti. Kapuspen TNI menegaskan seluruh persiapan teknis dan pengamanan sudah matang. Pada hari perayaan, Presiden Prabowo akan bertindak sebagai inspektur upacara.
Selain parade dan defile, akan ada demonstrasi keterampilan prajurit, termasuk penanggulangan bencana, aksi victory jump pasukan khusus, dan pengibaran bendera dengan teknik taktis.
Kesimpulan: Momentum TNI dan Pemerintah
HUT ke-80 TNI di Monas menjadi ajang penting untuk menunjukkan kekuatan militer sekaligus mempererat hubungan dengan rakyat. Kehadiran Presiden Prabowo Subianto menambah legitimasi dan semangat perayaan. Dengan melibatkan ratusan ribu personel serta alutsista modern, peringatan ini diharapkan menjadi simbol kesiapan TNI dalam menjaga kedaulatan dan mendukung Indonesia Maju.
Baca Juga : “Timnas Indonesia Bidik Putaran 4 Piala Dunia 2026“